MUSRAN NU KENONGOSARI MEMILIH ROIS DAN KETUA TANFIDZ
Musyawarah Ranting (Musran) Nahdlatul Ulama (NU) Desa Kenongosari terlaksana dengan sukses dan berhasil memilih rais syuriyah dan ketua tanfidziyah. Musran terlaksana di Masjid Al Ihsan Dusun Kenongo Desa Kenongosari Kecamatan Soko Kabupaten Tuban, Ahad (21/05/2023).
Hadir dalam kesempatan tersebut Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Soko; masing-masing dari jajaran MWCNU Soko K. Zum Musthofa (Wakil Rois Syuriah), K. Anwar (Ketua Tafidziyah), K. Muchlis (Katib), K. Jumain (Sekretaris) dan 75 jamaah desa setempat.
Dalam sambutannya, K. Zum Musthofa mengatakan bahwa MWC NU Soko berkewajiban memfasilitasi Musran NU dalam rangka konsolidasi organisasi.
“Ranting NU Kenongosari termasuk yang perdana melaksanakan Musran pada kepengurusan MWC NU Soko Masa khidmah 2023-2028 . Kami berharap Pengurus Ranting NU Kenongo yang terbentuk nantinya lebih giat lagi menguatkan jamiyyah NU di basis warga NU seperti masjid dan musholla,” katanya.
Ketua Tanfidziyah, K. Anwar, berharap kepada kepengurusan yang akan datang harus lebih baik dan lebih maju. “Semangat dan lebih baik, minimal bertahan, jangan malah mlempem,” ungkapnya.
Rais dan Ketua NU
Setelah kepengurusan lama didomisionerkan, Musran NU Kenongo melalui majelis Ahlul Halli Wal Aqdi (Ahwa) memutuskan dan menetapkan K. Muhson sebagai Rais Syuriyah.
“Majelis Ahwa berasal dari peserta musran, para imam masjid dan musholla. Sebanyak 9 orang bersidang lalu memutuskan rais syuriyah terpilih,” kata K. Jumain, selaku Sekretaris MWC sekaligus Pimpinan Sidang Musran.
Selanjutnya dalam pemilihan ketua tanfidziyah tidak jauh beda dengan pemilihan rois karna musyawirn hanya memunculkan satu calon, maka secara aklamasi dipilih dan ditetapkanlah K. Nurkhozin sebagai Ketua Tanfidziyah Ranting NU Desa Kenongo masa khidmah 2023-2028. (NuSoko)
